SHARE

“Lex, lo kok kerjaannya jalan-jalan melulu, sih?! Enak banget!”

“Ih, Koko Lexy jalan-jalan mulu. Hidupnya enak banget!”

“Si Lexy kerjaannya apaan, ya? Kok jalan-jalan mulu?!”

Berbagai variasi pertanyaan yang sering banget mampir ke tab mention maupun komen di blog dan di Instagram gue kayak di atas terkadang membuat gue berpikir: mereka liat bagian enaknya, but they didn’t know the process behind it. Mau menjelaskan bahwa terkadang gue harus begadang ngelarin tulisan supaya bisa tenang jalan-jalan, bahwa harus nabung berbulan-bulan untuk pergi ke tempat yang menjadi bucket list gue dari dulu, harus membangun networking yang membutuhkan waktu bertahun-tahun, tapi kok kayaknya gak perlu-perlu amat, ya? Soalnya gue punya prinsip: berbagi yang enak-enak, yang bahagia-bahagia, bagian sedih dan bete dan kesal dan drama disimpan sendiri aja. :D

Gue yakin dengan satu hal: banyak jalan menuju gratisan. Mau jalan-jalan gratis? Ada kontesnya. Misal, kontes #InggrisGratis yang hadiahnya ke Inggris. Lalu, dari Kementrian Pariwisata juga sering mengadakan kontes. Dari kontes menulis, sampe kontes foto. Kemudian, kalau rajin-rajin cari info, banyak kok tourism board yang mengundang blogger-blogger main ke negara mereka. Contohnya, Tourism Board Australia, Singapura, Turki, Malaysia, dan banyak lagi negara-negara lainnya.

Gratisan lain: gadget. Banyak sekali produsen gadget yang membagikan gadget terbaru mereka untuk di-review, yang kemudian, gadgetnya boleh jadi hak milik. Tuh, asik, kan? Dari kamera mirrorless, handphone yang kecemplung aer gak apa-apa, handphone dengan kualitas kamera depan gak kalah kece dari kamera belakang, blu-ray player terbaru, TV layar datar, dan entah gadget apa lagi.

Yang jadi masalah: gimana caranya supaya bisa masuk ke radar mereka? Gimana caranya supaya dapet undangan? Gimana caranya supaya mereka ngeh, “WOY, GUE ADA LHO! DAN GUE MAU LHO JALAN-JALAN GRATISSSS!!” “WOYYY, GUE MAU DONG REVIEW KAMERA DAN GADGET DAN HAPEEEE!”, “WOYYYY, GIMANA CARANYA DAPETIN DUIT DARI BLOGGGG?!”

 

Bentar, bentar. Duit dari blog? Yep, you read it right. Elo bisa menghasilkan uang dari blog. Caranya gimana?!! Banyakkkk! Dari mengijinkan brand pasang banner iklan di blog elo, sampai mereview berbagai macam produk. Ada yang menghasilkan uang dari review restoran (plus dapet makan gratis! istilahnya; food blogger), ada yang dapet duit dari menceritakan tempat wisata (atau nggak dapet duit, tapi jalan-jalannya dibayarin, ihiy!), ada yang mereview berbagai gadget, ada yang dibayar untuk mengulas produk tertentu, dan lain-lain.

Gimana dong caranya supaya bisa begitu? Kalo gak ada yang baca blog gue, gimana mungkin para brand mau ngiklan dan ngasih gratisan? :(

Di sinilah pentingnya konsistensi dalam menulis. Kalau elo ngeblognya cuma setahun satu postingan, ya kali ada yang mau melirik. Yang terpenting: juallah diri elo sebaik-baiknya. Jangan malu untuk mempromosikan blog elo. Jangan malu untuk ikutan lomba blog. Jangan malu untuk terus menulis.

Lomba blog? Tapi kan yang ikut banyak? Kalo gue kalah gimana? :(

Yaelah, ngeluh mulu dah, ah, kaki bangku! Penting nih untuk diingat: Lomba blog bukan melulu tentang menang-nggak menang. Namun, lomba blog adalah salah satu upaya untuk membuat blog elo lebih dikenal orang. Gak menang tapi masuk sebagai finalis dan link blog elo ditampilkan di website brand yang mengadakan lomba, lumayan bingit, ye kan? Hits bertambah, pengunjung bertambah, elo makin semangat untuk ngeblog. Waktu ada lomba #InggrisGratis, banyak yang ngeluh, duh, saingannya si ini, saingannya si itu, gue gak bisa nulis, gue gak pede, gue gak mungkin menang gue begini begina begini HALAH PRET. Alasan kalo dicari mah ada aja. Pada gak mau liat sisi lain, sih. Dengan ikutan lomba blog, seenggaknya elo nggak cuma diem dan ngiler liat yang menang. To participate is much better than to sit down and doing nothing.

Kalau toh gak menang, bisa belajar banyak dari kompetitor elo, kan? Nambah pengalaman, kan? Ada motivasi yang menyenangkan bahwa elo udah bertindak, kan?

It’s not always about winning, many times it’s about experiencing.

Jangan malu-malu juga untuk ikutan proyek-proyek menulis di blog. Misalnya proyek #PeopleAroundUs yang pernah gue gagas beberapa waktu lalu. Silakan tanya ke yang ikutan, pada nambah gak hits blog mereka setelah ikutan dan gue RT? *loh kok gue malah sengak gini, sik… Bhahak* Intinya, elo harus pro-aktif memperkenalkan diri. Udah era sosial media, untuk dikenal dan diperhatikan jauh lebih gampang. Elo bisa banget cepat dikenal karena tulisan dari blog elo. Elo bisa berbagi gagasan ke orang terkenal dan kalau mereka baca, mereka respon, bukankah itu adalah sebuah keuntungan besar? Make the most out of it deh, pokoknya.

Bingung gak tau mau nulis apa di blog? Gak usah bingung. Selalu mulai dari yang paling gampang: menulis apa yang elo tau dan elo suka. Suka galau? Ditinggal mantan? Kenapa gak dimuntahkan dalam bentuk tulisan? Yang namanya menulis, semakin sering dilakukan, semakin banyak jam terbang, semakin bagus juga tulisan elo. Mana tau ada penerbit yang baca tulisan di blog elo dan menawarkan elo bikin buku? See? Bahkan galau pun bisa menghasilkan uang. Muehehe. Suka mereview film yang elo tonton? Rajin-rajinlah menulis review. Elo gak akan tau kapan majalah film baca tulisan elo dan tertarik lalu menawarkan elo jadi kontributornya. Tuh, duit lagi kan, kaki bangku?

Balik lagi yok ke lomba blog. Banyak banget lho brand yang mengadakan lomba blog berhadiah macem-macem. Dari yang hadiahnya jalan-jalan keluar negri, gadget terbaru nan canggih, sampai yang berhadiah uang tunai. Silakan liat gambar di bawah ini. Jangan lupa kabari gue kalau kalian ikutan, dan akhirnya menang. Gue akan ikut merasa senang (lalu nodong traktiran :p)

Tak ada kesuksesan yang datangnya instan. Dunia ini bukan film Cloudy With A Chance of Meatball. Elo gak bisa tinggal mangap dan berharap ada semangkuk bakso yang jatuh dari langit. If you want it, you have to work for it. Selalu akan begini sampai akhir jaman.

SHARE
Previous articleGod Is Everywhere
Next articleYou Deserve To Be Happy
I have a lot of stories to tell. That's why I write. That's how I become immortal. New book: #SomewhereOnlyWeKnow