SHARE

IMG_2406.JPG

Gue sempat baca di timeline Twitter gue, ada satu tweet yang menggelitik: “Anggota JKT48 adalah Nabilah dan teman-teman Nabilah.” Buat para wota, gue yakin kalimat ini akan bikin mereka meradang.

“JADI ELO GAK KENAL OSHI GUE SIAPA?!”

“KAGAK!! MASBULOH?! MASALAH BUAT LOOOO?!”

“ELO GAK TAU MELODY?! KINAL?! VERANDA?! SINI LO GUE KULITI!!”

“TUNGGU!”

” APA LO TUNGGU TUNGGU?! TAKUT?!”

“YAKALI GUE TAKUT SAMA BIJI DUREN KEK ELO!  GUE CUMA MAU TAU, OSHI ITU APA?!”

….

Mungkin kira-kira begitu bantering para wota vs non-wota. Tapi bentar, wota itu apa, ya? Dan iya, apaan sih, Oshi itu? Apakah Oshi adalah Oshin yang typo? Kalo mau sangat disederhanakan, wota adalah para fans garis keras lurus miring belok-beloknya JKT48. Sedangkan, Oshi adalah anak Oshin. anggota JKT48 yang paling para wota idolakan. Mungkin ada filosofi yang lebih dalam lagi dari istilah-istilah itu, yang sampai sekarang gue nggak ngerti, tapi ya sudah, mari bahas JKT48-nya saja.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa theater tempat JKT48 tampil di fX selalu dipenuhi para wota yang bau ketek  chant-chant-nya ngalahin chant die hard fans Manchester United. Gue sering sekali mendengar bagaimana atmosfir yang diciptakan para wota ini akan membuat gue tutup idung dan pingsan karena bau ketek merinding kagum karena kompaknya teriakan mereka. Jujur saja, gue penasaran. Kayak apa sih, serunya chant para wota?

Nah, Sabtu kemarin gue berkesempatan menyaksikan JKT48 perform secara live. Finally! Setelah sekian bulan seseorang yang mengaku teman menjanjikan gue tiket theater JKT48 tapi dasar tukang dusta dan PHP gue doain elo jomblo selamanya!, rupanya kesempatan itu gue dapatkan sendiri. Nggak hanya JKT48, ternyata ada Afgan juga (lalu para ABG bersorak sorai bahagia), BCL (lalu para cowok-cowok jomblo menjerit penuh damba), dan Flumpool (lalu penggemar Jejepangan pingsan kelojotan) yang tampil di event WAKUWAKU JAPAN Music Festival yang diadakan di JCC.

IMG_2401.JPG

Sekilas info, WAKUWAKU JAPAN adalah channel TV baru yang akan nongol di Indovision dan Okevision tanggal 22 Februari ini. Isinya penuh dengan hal-hal yang berbau Jepang. Dari acara drama, konser musik keren, sampai anime/tokusatsu macam Ultraman (YAY!), Masked Rider Black (YAY!!), AKB48 Ne-Mousu (EHEM, WOTA!!), sampai acara-acara budaya dan traveling selama 24 jam setiap hari. Jadi penggemar semua yang berbau Jepang, this would be your favorite tv channel. Now, let’s go back to JKT48.

Berhubung gue pemegang tiket VIP, begitu sampai di gedung acara, gue langsung menuju kursi gue dan duduk cantik. Tak lama kemudian, terdengar pengumuman bahwa acara akan segera dimulai. Bersamaan dengan itu, lampu di Cendrawasih Room meredup, dan para wota yang sudah tak sabar menunggu langsung histeris. Intro lagu (maap, akik gak apal judul lagu-lagu JKT48) pertama terdengar, dan seketika ruangan yang tadinya dingin amit-amit bergelora dengan teriakan wota. Seorang cowok di samping gue, yang badannya besar, gahar, dan gagah (tapi syukurlah nggak bau ketek) mendadak histeris dan berteriak-teriak, “KINALLLLL!! KINALLLLL!! KINAAAAALLLLLL” OH. MY. GOD. Saking kencangnya teriakan wota yang beroshi Kinal ini, gue sampai melenting dari tempat duduk gue dan menatapnya penuh kengerian. Nyawa gue belum kembali ke badan seutuhnya, gue kembali melenting kaget karena seisi ruangan menggelegar tatkala JKT48 mulai bernyanyi. Gerakan kompak mereka dan beat lagu yang amat rancak disempurnakan dengan teriakan dan chant para wota.

IMG_2404.JPG

Gue merinding.

Dan merasa terintimidasi.

Lalu kepengin ketawa karena cowok-cowok serem ada yang bawa lightstick warna pink unyu. hihihihihihihi *diinjek*

It was a whole new experience for me. Belum pernah gue melihat fans yang sepassionate itu dalam bernyanyi, berteriak, chant, menggerakkan lightstick dalam formasi tertentu dengan sangat kompak. Merinding karena kagum dengan ‘harmoni’ dan suara yang dihasilkan. Terintimidasi karena para wota ini kayak kerasukan dan penuh nafsu dalam melakukan chant mereka sehingga suara kompak mereka begitu menggelegar.

Lalu, gimana dengan penampilan JKT48 sendiri? Well, to be honest, I was reallllly impressed. Gue membayangkan berapa lama latihan yang mereka lakukan setiap harinya untuk perform dengan tingkat kekompakan seperti itu. Gerakan dan tarian dan cara mereka membagi suara dalam menyanyi amat profesional, enak dilihat dan didengar. Lebih kagum lagi, karena sebagian besar anggota JKT masih dedek-dedek lucu. Think about the hard work they’ve done made me hope that they are well paid.


_RAP0667-2

Kalau gue jadi anggota JKT48 (ayo, bayangkan gue pake rok unyu dengan rambut panjang diikat dua kiri kanan dan senyum penuh pesona!), gue akan amat terharu melihat militannya para wota dalam mendukung JKT48. Gue pasti akan mengerahkan seluruh kemampuan setiap kali tampil supaya para fans nggak kecewa. I will make sure that every rupiah the fans had spent will not be wasted over a bad performance. And there it was, JKT48 was doing their best to entertain their fans. Satu hal yang membuat gue kaget, banyak sekali cewek-cewek yang juga melakukan chant dan nyanyi bareng. Wih, wota cewek!

Setelah JKT48 selesai nyanyi, giliran Afgan muncul. Kali ini, ruangan dipenuhi dengan jeritan para cewek-cewek dan …. wota. Yep. you read it right. Wota-wota ‘mendukung’ Afgan dengan melakukan chant khas mereka yang diakhiri dengan kata Afgan. Dari informasi seorang teman yang adalah penggemar JKT, chant para wota bunyinya seperti ini: “taiga faiya saiba faiba daiba baiba jya jya! Chouzetsu kawaiii… AFGAN!” Waktu gue tanya artinya, jawaban yang gue dapat begini, “ga ada artinya… itu random English word Japanese says for cheering. Tiger fire siber fiber diver biber… jya jya!” Jangan tanya kenapa ada justin bieber dalam chant para wota because I have no idea. Hihihi. All I know was, the chant were soooo hilarious and entertaining. So whatever words they were using, I didn’t mind at all.

Kembali ke judul postingan ini: JKT48, Are they really that good? Melihat penampilan mereka di acara WAKUWAKU JAPAN Music Festival Sabtu lalu, I would say, yes. They’re really good! Especially Haruka, the Japanese girl. Gue kagum lho, liat kemampuan bahasa Indonesia-nya Haruka mengingat dia baru beberapa bulan atau mungkin baru setahun (?) di Indonesia. Ditambah lagi, Haruka komunikatif sekali, lucu, menggemaskan minta dicubit pipinya, dan suaranya, astaga! MIRIP PENGISI SUARA KARTUN JEPANG YANG SUPER UNYU! Apakah ini berarti oshi gue adalah Haruka, Fulgoso? *menerawang ke Akihabara*

IMG_2411.JPG

Puncak acara malam itu adalah penampilan Flumpool. Lagi-lagi, satu ruangan meledak oleh jeritan para cewek. Setiap personel Flumpool bergerak, mereka menjerit. Setiap personel Flumpool melambaikan tangan, mereka menjerit. Luar biasa.

All in all, it was a fun night. Nonton JKT48 manggung live pertama kali, mendengarkan chant membahana para wota, akhirnya tau Flumpool itu kayak apa, dan ikut excited sama acara-acara di channel WAKUWAKU JAPAN.

One question remain, though: kemarin Nabilah dan Melody tampil apa nggak? :D

berpartisipasi dalam WAKUWAKU JAPAN