Must Read

Your Hand, My Hand, Our Hands

How would you feel if your beloved ones can't go to school anymore because they don't have something we all hate and love at...

Tips Menulis: Tanya, dan Jawab

Kemarin, di kelas menulis novel di Jakarta School yang berlokasi di Bintaro, gue mendapatkan pelajaran sekaligus tantangan yang sangat menarik. Mentor sekaligus guru (AS Laksana)...

Do You Believe in Second Chance?

“Percaya nggak, dengan second chance?” “Do you?” Pria itu tersenyum kecil dan menyesap ocha dinginnya. “Kesempatan, katanya, nggak akan datang dua kali. Sekali kamu peroleh kesempatan tapi...

Travel Mates Wanted! – Destination: LOB Komodo + Overland Flores!

Beberapa hari yang lalu, gue ngetweet ini: I'm looking for travel mates. Who's in? Saat itu, responsnya lumayan banyak. Nah, gue mau update mengenai hal ini,...

Unrequited Love

*lagi-lagi, ini adalah kumpulan tweet gue yang dikasih hashtag #PecahDiUbud yang sudah diedit dan ditambahi ini itu. ENJOY!* I remember when you held my hand...

JKT48: Are They Really That Good?

Gue sempat baca di timeline Twitter gue, ada satu tweet yang menggelitik: "Anggota JKT48 adalah Nabilah dan teman-teman Nabilah." Buat para wota, gue yakin...

Loneliness, Me, and The Pain.

Once, i read somewhere, loneliness makes the loudest noise. I laughed because I thought that's ridiculous. Never would have thought the phrase is going...

Apa Zodiak Kamu? – Part 4 –

Gile, ternyata lama juga gue nggak bahas-bahas zodiak. Padahal tulisan sotoy tentang zodiak itu banyak banget yang baca. Bayangin aja, yang baca Part 1!...
[td_block_social_counter custom_title=”Stay Connected” twitter=”amrazing” youtube=”UCtR8GRrNwBsX70THMWwD6FQ” instagram=”amrazing” manual_count_instagram=”405677″ manual_count_youtube=”7244″ manual_count_twitter=”653644″]

Don't Miss

Random

SADGENIC: Secangkir Coklat & Dialog Sepi

Link: SADGENIC: Secangkir Coklat & Dialog Sepi sadgenic: Rerintik hujan mengetuk jendela, bulan purnama menggagahi angkasa, langit begitu gelap sekaligus semarak, kilat sesekali mengintip di...

26 Days in Europe: Munich, I’m in Love.

Seperti anak tiri dalam cerita-cerita zaman dahulu yang menggeneralisir ibu tiri pasti membenci anak tiri, Munich adalah sebentuk anak tiri yang menunjukkan pesonanya perlahan-lahan....

26 Days in Europe: Amsterdam – Red Light District

Amsterdam. Malam. Gelap. Gemerlap. Dingin, tapi hangat. Angin kencang, tapi tetap menyenangkan. Beda dengan siang yang cerah, Amsterdam di malam hari berawan tebal dan anginnya...

Benarkah Cinta Selalu Benar?

Hobi gue, salah satunya, adalah mengamati manusia. Apa yang mereka kenakan. Gestur mereka ketika berbicara. Bagaimana kepribadian mereka muncul lewat tulisan. Bagaimana mereka berinteraksi...

From Hokkaido To Kyushu (Part 3)

Hai, Halo! Selamat datang! Silakan mencari posisi duduk yang nyaman, silakan berbaring kalau mau, dan siapkan secangkir ocha atau kopi kesukaan. Melanjutkan cerita gue di...

Forgive and Forget

Apa yang akan lo lakukan ketika dihadapkan dengan situasi yang mengharuskan lo menolong orang yang selalu jahat sama lo? Tetap menolong, atau malah buang muka? Menolong...

Latest Articles